Live Rentang Kala: Titik terhenyak

Rentang Kala

Catatan Perjalanan, Pikiran, dan Jeda

← Kembali ke Beranda
Oleh: Isomuddin Rosyidi Memuat... 2 komentar

Titik terhenyak

Hei, Kamu yang berada dalam naungan diriku
Janganlah kau terus cabik-cabik kebenaran ini
Kau sudah terlalu sering Memperkosa Idealismeku
Dengan 1001 kata manismu.



Hei, nasehatilah dirimu sendiri.
Dan teruslah begitu
Agar kau tahu juga apa hakekat kebenaran itu.
Bukan kebobrokan semata dirimu.

Maaf, aku terlalu lesu dan lemah
untuk mendengarkan nasehat-nasehat indah darimu.
sudah terlalu basi untuk aku masukkan kedalam sketsa otakku.
dan kau harus mengerti masalah itu.

Aku tahu sopan santun.,
mungkin juga dirimu
Tapi, sopan santunku itu berfikir dan berakhlaq
Tak seperti........???

_________________________
Malang, 07 - January 2011
Al_Faqier '93
Bagikan Tulisan Ini:

šŸ’¬ Tanggapan Pembaca (2)

šŸ‘¤
gugus 11 Januari 2011 pukul 04.09
kemma mak parak engkok komment..???
šŸ‘¤
Isomuddin Rosyidi 16 Januari 2011 pukul 09.26
Maaf, bung...!!
Masih tahap awal dulu, nanti kalau sudah agak kelama'an pasti ada yang komentar, hehehe...!!
....

Tuliskan Komentar Anda:

Ikuti Penulis

Tautan berhasil disalin!