Catatan Harian, Opini, dan Pemikiran

Rentang Kala

Catatan Perjalanan, Pikiran, dan Jeda

← Kembali ke Beranda
Oleh: Isomuddin Rosyidi Memuat... 0 komentar

Perjalanan I (Sebelum Ramadlan)

     Ketika saya mbolang ke sebuah desa, Saya menemukan ilmu baru tentang masyarakat desa "Sbr. Gedung, Kec. Ledokombo, Kab. Jember". Tepatnya di kaki gunung Raung. Disana, mayoritas berbahasa Madura, bahasa halus, masyarakatnya lebih mementingkan etika (akhlaq) ketimbang ilmu-pengetahuan. Saya kira, masalah itu bukan hanya terjadi di desa Sbr. Gedung saja, tapi--mungkin--seluruh desa yang ada di Jawa Timur--khususnya. Bedanya SBR. Gedung dengan yang lain adalah, ketika ada seorang "pemuda" yang etika (akhlaq)-nya kurang baik (sering melanggar adat desa), biasanya si pemuda itu langsung dinikahkan. Tak pandang umur, lulusan SD-pun jadi. Ckckckck!! :-D
Katanya sesepuh desa, Menikah itu bukan hanya untuk menegaskan status kehalalan insan manusia dalam hidup bersama, tapi juga untuk pembentukan (character building) mental dan sikap yang lebih baik. Wallahu 'a'lam bi al-shawāb. :)
_______________________

Jember, 26 - O6 - 2013

Bagikan Tulisan Ini:

šŸ’¬ Tanggapan Pembaca (0)

Belum ada tanggapan untuk tulisan ini. Jadilah yang pertama memberikan komentar!

Tuliskan Komentar Anda:

Tautan berhasil disalin!